Rabu, 30 Maret 2011

Lab Internet Dasar

Lab Internet Dasar
Lab Internet Dasar terletak di kampus D Margonda di Gedung 3 lantai 2. Lab ini di bawah lembaga Pengembangan Universitas Gunadarma yang diajarkan untuk mahasiswa baru kelas 1 untuk memperluas ilmu dalam bidang Internet yang sekarang sudah tidak asing lagi di zaman yang modern ini. Lab Internet Dasar Universitas Gunadarma diketuai oleh Ibu Erma. Di Lab Internet Dasar ini terdiri dari beberapa komputer, yang mana komputer-komputer tersebut terhubung dengan jaringan internet. Di Lab Internet Dasar ini kita bisa menggunakan fasilitas internet tersebut untuk mencari data-data yang kita perlukan dari beberapa situs yang tersedia.
Di Lab Internet Dasar mahasiswa kelas 1 diberi pelajaran dasar tentang apa itu internet, sejarah internet, dan sebagainya yang berhubungan dengan materi internet. Di Lab Internet Dasar ini hanya ada 3 pertemuan dalam waktu 3 minggu. Kebetulan saya adalah anak kelas 1EB03 yang mendapat jadwal di Lab Internet Dasar ini pada hari Jum’at, shift pertama mulai jam 13.30 – 15.30 WIB, sedangkan shift kedua mulai jam 15.30 – 17.30 WIB. Dan disini saya mendapat shift yang kedua.
Di kelas saya cuma mendapat jadwal pertemuan 2 kali materi dan pertemuan yang terakhir atau pertemuan yang ketiga adalah ujian. Setiap kali pertemuan kami diberi tugas untuk membuat “Laporan Akhir” yang berisikan ringkasan dari setiap materi yang sudah dijelaskan oleh kakak tutor. Disini saya juga mendapat jenis ujian “Lisan”. Dimana nanti anak-anak di shift saya diberi waktu 1 menit untuk menjawab 1 pertanyaan yang diberi oleh kakak tutor (Kak Fauzi) dan tentunya kami diberi tugas oleh Kak Fauzi untuk menuliskan sebuah artikel mengenai “Lab Internet Dasar Universitas Gunadarma” yang nantinya harus diposting ke Blog kita masing-masing.
Pada pertemuan pertama kami mendapat materi tentang pengertian Internet, sejarah Internet, serta dijelaskan apa itu yang dinamakan dengan “Bandwitch” dan apa itu fungsi dari bandwitch, serta semua perangkat yang menyangkut dan yang diperlikan untuk kita bisa terhubung dengan jaringan internet.
Seperti dalam pelaksanaan praktikum-praktikum yang lainnya, di Lab Internet Dasar juga diberlakukan system rebutan nilai. Hanya saja dalam cara memberikan tugas dan nilainya agak sedikit berbeda dengan lab lainnya. Untuk nilai pretest kita diberi jenis nilai yang berbeda, mulai dari DL, DP, TL, sampai TP. Selain itu di Lab Internet Dasar ini, ada 3 nilai yang harus direbutkan oleh kami, yaitu nilai maksimal, nilai +10, dan nilai +5. Agar kita dapat mendapatkan nilai-nilai tersebut, maka kita di tuntut untuk aktif menjawab, menjelaskan, atau bertanya disetiap pertemuan , yang mana nilai maksimal tersebut nantinya akan membantu menambahkan nilai ujian kita.
Pada pertemuan terakhir kami mendapat materi tentang pengertian, fungsi, serta cara penggunaan dari “Search Engine” dan juga materi tentang “Blog”.
Menurut saya Lab Internet Dasar ini adalah lab yang cukup menyenangkan dan tidak membosankan, karena ilmu yang kita dapat dari lab ini tidak hanya kita gunakan dalam bidang akademis saja, tetapi juga dapat kita pergunakan dalam pergaulan sehari-hari.
Secara penjelasan sudah sangat cukup banyak wawasan yang kita peroleh dari praktikum Lab Internet Dasar ini, karena sudah lumayan banyak sekali manfaat ilmu pengetahuan yang sudah kami terima dari praktikum ini. Tetapi secara keseluruhan Lab Internet Dasar ini belum begitu memadai untuk berlangsungnya praktikum, terutama fasilitas yang ada di Lab Internet Dasar tersebut. Menurut saya fasilitas yang ada di Lab Internet Dasar ini belum layak untuk perkembangan zaman sekarang. Dilihat dari type komputernya yang ada disini itu sudah sangat ketinggalan dari zaman perkembangan tekhnologi, disamping itu jumlah komputer yang ada di Lab Internet Dasar juga terbatas. Faktor keterbatasan fasilitas yang ada di Lab Internet Dasar ini sangat berpengaruh buat kegiatan praktikum kami. Apalagi jaringan internet yang ada di Lab Internet Dasar selalu saja mati ketika tiba jadwalnya shift kami. Dan itu sangat menghambat sekali dalam kami menjalankan praktikun ini. Disamping itu dengan pertemuan yang sangat singkat, maka tidak begitu banyak pula ilmu yang dapat kami ambil dari praktikum Internet Dasar tersebut. Tetapi saya tetap ucapkan terimakasih kepada kakak tutor (Kak Fauzi) dan segenap asisten laboratorium yang telah berusaha secara maksimal untuk menjelaskan materi dan memberikan informasi mengenai internet kepada kami.
Jika saya dan temen-temen saya boleh memberikan saran, Lab Internet Dasar ini segera untuk diperbaharui, terutama untuk komputer-komputernya agar bisa diganti dengan komputer-komputer yang baru atau komputer-komputer yang sesuai dengan perkembangan zaman tekhnologi sekarang agar para mahasiawa lebih mudah dalam pembelajaran, apalagi yang kita pelajari disini adalah mengenai internet, jadi paling tidak jaringan yang ada di Lab Internet Dasar ini harus di perbaiki agar tidak menghambat jalannya kegiatan praktikum kami.
Semoga untuk kedepannya “Lab Internet Dasar” ini menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat bagi mahasiswa-mahasiawa yang khususnya adalah kelas 1. Dan semoga “Lab Internet Dasar” ini lebih canggih seperti laboratorium-laboratorium lainnya yang ada di Universitas Gunadarma.
Sekian artikel dari saya, mohon maaf kalau ada kata yang kurang berkenan, terima kasih..

Minggu, 27 Februari 2011

Tugas perekonomian Indonesia

PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMI INDONESIA

A.Perkembangan Pemikiran Sistem Ekonomi Indonesia
Seperti yang kita ketahui bahwa yang menentukan bentuk suatu sistem ekonomikecuali dasar falsafah negara yang dijunjung tinggi, maka yangdijadikan kriteria adalah lembaga-lembaga, khususnya lembaga ekonomiyang menjadi perwujudan atau realisasi falsafah tersebut.
Pergulatan pemikiran tentang sistim ekonomi apa yang sebaiknya di diterapkan Indonesia telah dimulai sejak Indonesiabelum mencapai kemerdekaannya. Sampai sekarang pergulatan pemikirantersebut masih terus berlangsung, hal ini tecermin dari perkembanganpemikiran tentang sistim ekonomi pancasila SEP. Menurut Sri-EdiSuwasono (1985), pergulatan pemikiran tentang ESP pada hakikatnyamerupakan dinamika penafsiran tentang pasal-pasal ekonomi dalam UUD1945.

1.Pasal Ekonomi Dalam UUD 1945
Pasal 33 UUD 1945, yang dimaksud dengan cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orangbanyak adalah barang dan jasa yang vital bagi kehidupan manusia, dantersedia dalam jumlah yang terbatas. Tinjauan terhadap vital tidaknyasuatu barang tertentu terus mengalami perubahan sesuai dengan dinamikapertumbuhan ekonomi, peningkatan taraf hidup dan peningkatan permintaan.
Dengandemikian penafsiran pasal-pasal di ataslah yang banyak mendominasipemikiran SEP. Pemikiran tentang ESP, sudah banyak, namun ada beberapayang perlu dibahas secara rinci karena mereka merupakan faunding fatherdan juga tokoh-tokoh ekonomi yang ikut mewarnai sistem ekonomi kita,diantaranya :

a.Pemikiran Mohammad Hatta (Bung Hatta)
Bung Hatta selain sebagai tokoh Proklamator bangsa Indonesia, juga dikenal sebagai perumus pasal 33 UUD 1945. bung Hatta menyusun pasal 33 didasari pada pengalaman pahit bangsa Indonesia yang selama berabad-abad dijajah oleh bangsa asing yang menganut sitem ekonomi liberal-kapitalistik. Penerapan sistem ini di Indonesiatelah menimbulkan kesengsaraan dan kemelaratan, oleh karena itu menurutBung Hatta sistem ekonomi yang baik untuk diterapkan diIndonesia harus berasakan kekeluargaan

b.Pemikiran Wipolo
PemikiranWipolo disampaikan pada perdebatan dengan Wijoyo Nitisastro tentangpasal 38 UUDS (pasal ini identik dengan pasal 33 UUD 1945), 23september 1955.menurut Wilopo, pasal 33 memiliki arti SEP sangatmenolak sistem liberal, karena itu SEP juga menolak sector swasta yangmerupakan penggerak utama sistem ekonomi liberal-kapitalistik

c.Pemikiran Wijoyo Nitisastro
PemikiranWijoyo Nitisastro ini merupakan tanggapan terhadap pemikiran Wilopo.Menurut Wijoyo Nitisastro, pasal 33 UUD 1945 sangat ditafsirkan sebagaipenolakan terhadap sector swasta.

d.Pemikiran Mubyarto
MenurutMubyarto, SEP adalah sistem ekonomi yang bukan kapitalis dan jugasosialis. Salah satu perbedaan SEP dengan kapitalis atau sosialisadalah pandangan tentang manusia. Dalam sistem kapitalis atau sosialis,manusia dipandang sebagai mahluk rasional yang memiliki kecenderunganuntuk memenuhi kebutuhan akan materi saja.

e.Pemikiran Emil Salim
KonsepEmil Salim tentang SEP sangat sederhana, yaitu sistem ekonomi pasardengan perencanaan. Menurut Emil Salim, di dalam sistem tersebutlahtercapai keseimbangan antara sistem komando dengan sistem pasar.“lazimnya suatu sistem ekonomi bergantung erat dengan paham-ideologiyang dianut suatu negara
Sumitro Djojohadikusumo dalam pidatonya dihadapan School of Advanced International Studies di Wasington, ASTanggal 22 Februari 1949, menegaskan bahwa yang dicita-citakan bangsaIndonesia adalah suatu macam ekonomi campuran. Lapangan-lapangan usahatertentu akan dinasionalisasi dan dijalankan oleh pemerintah, sedangkanyang lain-lain akan terus terletak dalam lingkungan usaha swasta.

>>http://nstars.ce.ms/t3491-sistem-ekonomi-indonesia
Senin, 28 Februari 2011
Jam : 14.43

Tugas 1 perekonomian Indonesia


Menurut Gregory Grossman (1984)
Sistem ekonomi adalah sekumpulan komponen-komponen atau unsur-unsur terdiri atas unit-unit dan agen-agen ekonomi serta lembaga-lembaga (instusi-instusi) ekonomi, yang bukan saja saling berhubungan dan berinterksi melainkan juga sampai tingkat tertentu saling menopang dan mempengaruhi.

Jenis-Jenis sistem perekonomian Indonesia :
1.      Sistem Ekonomi Tradisional adalah sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja. Dalam sistem ekonomi ini, nilai-nilai sosial, kebudayaan, dan kebiasaan masyarakat setempat sangat berpengaruh kuat. Dalam bidang produksi, biasanya mereka hanya memproduksi untuk diri sendiri saja. Oleh karena itu, sistem ekonomi tradisional ini sangat sederhana sehingga tidak lagi bisa menjawab permasalahan ekonomi yang semakin berkembang.
2.      Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas) adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar dan terbebas dari campur tangan pemerintah. Jadi, sistem ekonomi pasar sangat bertolak belakang dengan sistem ekonomi komando.
3.      Sistem Ekonomi Komando (Sosialis/Terpusat) adalah sistem ekonomi yang menghendaki pengaturan perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat. Oleh karena itu, dalam sistem ekonomi ini peranan pemerintah dalam berbagai kegiatan ekonomi sangat dominan.
4.      Sistem Ekonomi Campuran adalah sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Sistem ekonomi campuran ini lahir sebagai alternatif dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Sistem ekonomi campuran ini mengambil kelebihan dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Dalam sistem ekonomi campuran, persoalan organisasi ekonomi sebagian dipecahkan melalui mekanisme pasar dan sebagian lagi dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat.

>>http://gurumuda.com/bse/pengertian-dan-macam-macam-sistem-ekonomi
Minggu, 27 Februari 2011
Pukul : 15.23 WIB

Selasa, 04 Januari 2011

Tugas 9

1. Product Life Cyrcle
    I. Introduction (Perkenalan)
  • Penjualan sedikit/rendah
  • Biaya dan promosi besar
  • Belum ada laba
  • Pelanggannya inovator
  • Pesaingnya masih sedikit
  II. Growth (Pertumbuhan)
  • Penjualan naik (produk diterima di pasar)
  • Biayanya moderat
  • Labanya meningkat
  • Pelanggannya pemula
  • Pesaingnya mulai meningkat
III. Maturity (Kematangan) 
  • Penjualan naik (memuncak)
  • Promosi naik
  • Laba tinggi
  • Adanya diversifikasi produk
  • Pelanggannya mayoritas
  • Pesaingnya stabil
 IV. Decline (Keusangan)
  • Penjualan menurun
  • Biaya rendah
  • Laba menurun
  • Pailid
  • Pesaingnya berkurang


2. Suatu produk disebut "Leader Product" yaitu pada saat berada ditahap ke-III (Maturity/Kematangan).
    Contoh produk yang menjadi "Leader Produk",misalnya:
  • Aqua 
  • Tango 
  • Biskuat


3. Suatu perusahaan perlu melakukan "diversifikasi produk" karena suatu perusahaan pasti mempunyai tujuan produksi yaitu memperoleh laba dan memuaskan konsumen atas kebutuhan dan keinginan yang diminta oleh konsumen,untuk itu perusahaan tersebut menciptakan atau menambah produk baru yang mempunyai fungsi produk, proses produksi atau teknologi, dan atau sasaran pasarnya berbeda dengan produk lama.

Jumat, 24 Desember 2010

Tugas 8

1. Dalam bisnis internasional dikenal 2 transaksi bisnis internasional, yaitu :
    a. Perdagangan Internasional ( International Trade )
    b. Pemasaran Internasional ( International Marketing )
    Jelaskan apa beda kedua transaksi bisnis tersebut.
Jawab :
Perbedaan Perdagangan Internasional (International Trade) dan Pemasaran Internasional (International Marketing) adalah :
a. Perdagangan Internasional ( International Trade )
    Di dalam hal perdagangan internasional yang merupakan transaksi antar Negara itu biasanya dilakukan dengan cara tradisional, yaitu dengan cara ekspor dan impor. Dengan adanya transaksi ekspor dan impor tersebut maka akan timbul "NERACA PERDAGANGAN ANTAR NEGARA" atau "BALANCE OF TRADE". Suatu Negara dapat memiliki Surplus Neraca Perdagangan atau Devisit Neraca Perdagangannya. Neraca perdagangan yang surplus menunjukkan keadaan dimana neraca tersebut memiliki nilai ekspor yang lebih besar dibanding dengan nilai impor yang dilakukan dari Negara partner dagangnya. Dengan neraca perdagangan yang mengalami surplus ini maka apabila keadaan yang lain konstan maka aliran kas masuk ke Negara itu akan lebih besar dengan aliran kas keluarnya ke Negara partner dagangnya tersebut. Besar kecilnya aliran uang kas masuk dan keluar antar Negara tersebut sering disebut sebagai "NERACA PEMBAYARAN" atau "BALANCE OF PAYMENTS". Dalam hal ini neraca pembayaran yang mengalami surplus sering juga dikatakan bahwa Negara ini mengalami PERTAMBAHAN DEVISA NEGARA. Sebaliknya apabila Negara itu mengalami devisit neraca perdagangannya maka berarti nilai importnya melebihi nilai eksport yang dapat dilakukannya dengan Negara lain. Dengan demikian Negara tersebut akan mengalami devisit neraca pembayarannya dan akan menghadapi PENGURANGAN DEVISA NEGARA.

b. Pemasaran Internasional ( International Marketing )
    Pemasaran internasional (international marketing) sering disebut sebagai Bisnis Internasional (International Busines) merupakan keadaan dimana suatu perusahaan dapat terlibat dalam suatu transaksi bisnis dengan Negara lain, perusahaan lain ataupun masyarakat umum di luar negeri. Disamping itu pemasaran internasional juga menentukan kegiatan bisnis yang lebih aktif  serta lebih progresif dari pada perdagangan internasional. Transaksi bisnis internasional ini pada umumnya merupakan upaya untuk memasarkan hasil produksi di luar negeri. Dalam hal semacam ini maka pengusaha akan terbebas dari hambatan perdagangan dan tarif bea masuk karena tidak ada transaksi eksport import. Produk yang dipasarkan tidak saja berupa barang akan tetapi dapat pula berupa jasa.
2. Coba jelaskan bagaimana tahap-tahap dalam memasuki bisnis internasional dimulai dari tahapan yang paling sederhana yang tidak mengandung resiko sampai dengan tahapan yang paling kompleks. (6)
Jawab :
Tahap-tahap dalam memasuki bisnis internasional, yaitu :
a. Ekspor Insidentil (Incident At Eksport)
    Dalam rangka untuk masuk ke dalam dunia bisnis internasional suatu perusahaan pada umumnya dimulai dari suatu keterlibatan yang paling awal yaitu dengan melakukan ekspor insidentil. Dalam tahap awal ini pada umumnya terjadi pada saat adanya kedatangan orang asing di negeri kita, kemudian dia membeli barang-barang dan kemudian kita harus mengirimkannya ke negeri asing itu.

b. Ekspor Aktif (Active Expotr)
    Tahap terdahulu itu kemudian dapat berkembang terus dan kemudian dapat terjalin hubungan bisnis yang rutin dan kontinyu dan bahkan transaksi tersebut semakin lama akan semakin aktif. Keaktifan hubungan transaksi bisnis tersebut ditandai pada umumnya dengan semakin berkembangnya jumlah maupun jenis komoditi perdagangan internasional tersebut.

c. Penjualan Lisensi ( Licensing)
    Dalam tahap ini Negara pendatang menjual lisensi atau merek dari produknya kepada Negara penerima. Dalam tahap ini yang dijual adalah hanya merek atau lisensinya saja, sehingga Negara penerima dapat melakukan manajemen yang cukup luas terhadap pemasaran maupun proses produksinya termasuk bahan baku serta peralatannya. Untuk keperluan pemakaian lisensi tersebut maka perusahaan dan negara penerima harus membayar fee atas lisensi itu kepada perusahaan asing tersebut.

d. Franchising
    Tahap berikutnya merupakan tahap yang lebih aktif lagi, yaitu perusahaan disuatu negara menjual tidak hanya lisensi atau merek dagangnya saja akan tetapi lengkap dengan segala atributnya termasuk peralatan, proses produksi, resep-resep campuran proses produksinya, pegendalian mutunya, pengawasan mutu bahan baku maupun barang jadinya, serta bentuk pelayanannya. Bentuk ini pada umumnya berhasil bagi jenis usaha tertentu, misalnya makanan, restoran, supermarket, fitness centre, dan sebagainya.

e. Pemasaran Di Luar Negeri
    Bentuk ini akan memerlukan intensitas manajement serta keterlibatan yang lebih tinggi karena perusahaan pendatang (Host Country) haruslah benar-benar secara aktif dan mandiri untuk melakukan manajement pemasaran bagi produknya di negeri asing (Home Country).

f. Produki Dan Pemasaran Di Luar Negeri
   Tahap yang terakhir ini adalah tahap yang paling intensif dalam melibatkan diri dalam bisnis internasional. Bentuk inilah yang menimbulkan MNC (Multy National Corporation). Dalam tahap ini perusahaan asing datang dan mendirikan perusahaan di negeri asing itu lengkap dengan segala modalnya, lalu melakukan proses produksi di negara itu, kemudian menjual hasil produksinya itu di negara itu juga dan bahkan mungkin dijualnya ke negara asing lagi sebagai eksport dari negeri penerima tersebut.

3. Hambatan apa saja yang timbul dalam memasuki bisnis internasional ? (5)
    Jawab :
    Hambatan yang timbul dalam memasuki bisnis internasional adalah :
    a. kualitas sumber daya yang rendah
    b. batasan perdagangan dan tarif bea masuk
    c. perbedaan bahasa dan sosial budaya / cultural
    d. kondisi politik dan hukum / perundang-undangan
    e. hambatan operasional

Sumber : www.google.com

Senin, 15 November 2010

Tugas 7

1. Jelaskan secara singkat, 5 konsep pemasaran.
  • Konsep Permintaan : kebutuhan/keinginan manusia yang didukung oleh daya beli. Karena kebutuhan/keinginan yang tidak terbatas, namun sumber daya yang dimiliki terbatas, jadi mereka lebih memilih produk-produk yang menghasilkan kepuasan maksimal.
  • Konsep Produk : sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk mendapatkan perhatian, untuk dimiliki, digunakan, ataupun dikonsumsi dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan. Disini produsen perlu mengetahui apa yang diinginkan konsumen untuk kemudian menyediakan produk yang sedekat mungkin dengan pemuasan keinginan para konsumen.
  • Konsep Pertukaran : kegiatan untuk memperoleh barang/jasa yang diinginkan dari pihak lain dengan memberikan sesuatu sebagai gantinya.
  • Konsep Transaksi : transaksi mengandaikan adanya nilai-nilai yang dipertukarkan diantara dua pihak yang melibatkan sedikitnya dua barang/ jasa yang bernilai, syarat-syarat yang telah disepakati, waktu kesepakatan, dan tempat kesepakatan.
  • Konsep Pasar : himpunan pembeli nyata dan pembeli potensial atas suatu produk yang mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan.
2. Sebutkan dan jelaskan beda pasar dan pemasaran.
  • Pasar : tempat bertemunya antara penjual dan pembeli, atau daerah, tempat, wilayah, area yang mengandung kekuatan permintaan (konsumen) dan penawaran (produsen) yang saling bertemu dan membentuk harga guna memenuhi kebutuhan dan keinginan yang berwujud sebagai permintaan barang atau jasa.
  • Pemasaran : proses perpindahan barang dan/ atau jasa dari produsen ke konsumen, atau kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit atau nonprofit) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang dan/ atau jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan.
3. Apa beda kebutuhan dan keinginan berdasarkan konsep pemasaran.
  • Kebutuhan : suatu keadan perasaan yang membutuhkan pemenuhan terhadap sesuatu. Kebutuhan ini  tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada dan terukir dalam kondisi hayati manusia, seperti makanan, pakaian, perumahan, harga diri, rasa aman, dan kasih sayang.
  • Keinginan : kebutuhan yang dibentuk oleh budaya dan pribadi seseorang. Keinginan manusia dibentuk oleh institusi dan kekuatan sosial.
4. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan "Marketing Mix".  
    Marketing Mix (Bauran Pemasaran) adalah kegiatan pemasaran yang terpadu dan saling menunjang satu sama lain yang didukung oleh keberhasilan dalam memilih produk yang tepat, harga yang layak, saluran distribusi yang baik, dan promosi yang efektif untuk menghasilkan respon yang diinginkan sehingga target market dapat tercapai. Dimana Marketing Mix ini terdiri dari empat kebijaksanaan pemasaran yang sering disebut dengan konsep 4P, yaitu :
  • Produk (Product)
  • Harga (Price)
  • Saluran Distribusi (Place)
  • Promosi (Promotion)

Minggu, 14 November 2010

Tugas 6

1. Jelaskan dengan singkat, sifat produksi yang saudara ketahui. (Maksimal 4)
  • Sifat produksi berdasarkan bahan baku : dalam hal ini produsen harus melakukan pemilihan bahan baku yang tepat untuk melakukan produksinya,agar hasil barang produksinya tersebut menjadi berkualitas baik dan tidak mengecewakan para konsumen.
  • Sifat produksi berdasarkan proses pengolahannya : dimana dalam hal ini produsen harus memikirkan cara pengolahan barang yang akan diproduksi dengan lebih mudah dan secepat mungkin agar tidak mengecewakan pasar dan dapat memenuhi permintaan pasar.
  • Sifat produksi berdasarkan daya tahan barang yang diproduksi : disini produsen seharusnya memikirkan berapa lama barang yang akan diproduksi dapat bertahan didalam masyarakat agar dapat mengetahui berapa banyak jumlah barang yang harus di produksi untuk mnghasilkan keuntungan yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan.
  • Sifat produksi berdasarkan cara pemakaian dan pemeliharaannya : ketika suatu barang diciptakan oleh produsen, pasti produsen tersebut akan memikirkan tujuan diciptakannya barang tersebut dan memikirkan bagaimana cara memeliharanya yang baik. Karena jika barang yang diproduksi tersebut tidak memiliki tujuan yang tepat dan cara pemeliharaan yang rumit, maka barang tersebut pasti tidak akan laku di pasaran.
2. Jelaskan secara singkat pengertian produksi secara umum dan secara ekonomi.
  • Secara Umum, Produksi adalah suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran (output) yang memiliki nilai jual dan kegunaan tertentu sehingga dapat diminati dalam pasar.
  • Secara Ekonomi, Produksi merupakan kegiatan yang berhubungan dengan usaha penciptaan dan penambahan kegunaan atau utilitas suatu barang dan jasa, yang menghasilkan kekayaan melalui eksploitasi manusia terhadap sumber-sumber kekayaan lingkungannya tersebut.
3. Dalam bidang produksi mempunyai 5 tanggung jawab keputusan utama. Sebutkan dan jelaskan!
  • Proses : keputusan-keputusan dalam kategori ini menentukan proses fisik atau fasilitas yang digunakan untuk memproduksi barang atau jasa, yang mencakup jenis peralatan dan tekhnologi, arus proses, tata letak (lay out) peralatan, dan seluruh aspek fisik pabrik atau fasilitas jasa pelayanan, terutama dalam menentukan harga suatu barang, agar tidak menyebabkan kerugian maupun kebangkrutan.
  • Persediaan : manajer persediaan membuat keputusan-keputusan dalam bidang produksi, menyangkut apa yang dipesan, berapa banyak pemesanan, serta kapan pemesanan akan dilakukan. Persediaan tidak boleh terlalu tinggi, karena dapat mengganggu cash-flow, dan persediaan juga tidak boleh terlalu rendah.karena akan menyebabkan loss of sale.
  • Kapasitas : keputusan kapasitas dimaksudkan untuk menentukan besarnya kapasitas yang tepat dan penyediaan pada waktu yang tepat, biasanya dalam jangka pendek kapasitas kadang-kadang diperbesar dengan mengadakan sub-kontak kepada pihak luar atau penambahan regu (shift) eksta atau menyewa ruangan/peralatan tambahan, dan dalam kapasitas jangka panjang ditentukan oleh besarnya fasilitas fisik yang dibangun.
  • Tenaga Kerja : proses produksi tidak mungkin berlangsung tanpa tenaga kerja yang menggarap kegiata untuk menghasilkan produk, baik berupa barang atau jasa. Keputusan tentang tenaga kerja mencakup seleksi, penggajian, pelatihan, penempatan, penyeliaan atau supervisi.
  • Mutu/Kualitas : merupakan tanggung jawab produksi yang penting dan harus didukung oleh organisasi secara keseluruhan sehingga dapat memuaskan konsumen yang menggunakannya.